
Buku ini adalah catatan jujur para wisudawan angkatan pertama Politeknik IDN Bogor. Lulusan angkatan 2022 berbagi kisah perjalanan mereka menekuni dunia IT, sekaligus mengubah ilmu menjadi keterampilan yang mampu menghasilkan puluhan hingga ratusan juta rupiah ketika status mereka masih mahasiswa penerima beasiswa penuh.
Perjalanan besar selalu menuntut pengorbanan yang tidak kalah besarnya. Menjadi angkatan pertama di institusi pendidikan vokasi yang baru berdiri tentu membawa dinamika dan tantangan tersendiri. Pada tahun pertama, segalanya masih dalam fase pencarian bentuk; tidak ada kakak tingkat yang dapat dijadikan tempat bertanya, tidak ada alumni untuk dijadikan rujukan, dan sistem akademik masih terus disempurnakan seiring berjalannya waktu.
Di penghujung masa sekolah, sebuah informasi mencuri perhatian dan terus terngiang di pikiran.
Berawal dari sebuah poster di dinding sekolah, unggahan media sosial dan pesan masuk, hingga cerita dari teman, guru, bahkan orang tua sendiri:
Beasiswa Kuliah di Politeknik IDN Bogor
Nama kampus yang sangat asing. Seasing jurusan yang ditawarkan: IT. Sebagian besar mereka lahir dari pondok dan lingkungan yang tidak akrab dengan teknologi.
Namun segala macam keraguan ditepis demi sebuah tiket masa depan yang tidak akan datang dua kali.
Bermodal nekat, mereka menembus ujian masuk kampus, yang baru saja berdiri, mereka menjadi generasi pertamanya. Semua dimulai dari nol besar: skill mahasiswanya, kurikulumnya, dan bahkan sistem belajarnya.
Banyak yang tidak menyangka, ini tidak seperti kampus pada umumnya. Sejak hari pertama sudah dikejar tugas dadakan, dituntut mandiri, dan ditempa ujian mental. Hingga banyak yang menyerah dan tidak pernah kembali.
Namun yang bertahan, mereka berhasil mengubah angka nol itu menjadideretan angka nol yang lebih panjang, and with that, they started making millions with nothing but skill, knowledge, and mentality.
Ini adalah rekam jejak perjuangan mereka menjadi bagian dari sejarah berdirinya Politeknik IDN Bogor yang berhasil mencapai titik di mana mahasiswa, bahkan dari sebuah kampus yang masih merintis, mampu tumbuh menjadi sosok yang “sip sip mantab”.
AVAILABLE VERSI CETAK
Order di Instagram @penerbit.yayasanidn